Gangguan mental atau penyakit mental yang dialami pasangan bisa menjadi tantangan besar dalam suatu hubungan. Namun, buah kesulitan dapat menumbuhkan rasa cinta yang mendalam ketika Anda benar-benar bisa mengatasinya. Mendukung pasangan Anda yang memiliki gangguan mental juga sangat penting.

Banyak orang masih bingung tentang bagaimana mereka dapat membantu pasangan mereka karena takut salah langkah. Jadi, apa yang harus kita lakukan sebagai pasangan?

Ketahui tanda-tanda gangguan mental yang dialami pasangan

berkencan dengan berbagai karakter

Sebelum mengetahui cara membantu pasangan Anda, mungkin ada baiknya Anda memahami perbedaan penderita penyakit mental dengan orang-orang yang hanya kesusahan biasa.

Seperti dilaporkan oleh Yayasan Kesehatan Mental, gejala beberapa gangguan mental memang terlihat sama. Namun, sebenarnya ada perbedaan antara dua kelainan mental yang berbeda.

Misalnya, orang dengan OCD akan menunjukkan gejala yang berbeda dengan serangan panik. Orang yang menderita OCD cenderung melakukan tindakan yang sama berulang kali untuk mengurangi kecemasan mereka. Sementara itu, orang yang mengalami serangan panik akan terlihat seperti orang yang takut, jantung berdebar, hingga pingsan.

Sangat penting bagi Anda untuk mempelajari bagaimana jenis gangguan mental pada pasangan muncul, terutama yang dialami pasangan Anda. Dengan begitu, Anda tahu bagaimana berperilaku di depan pasangan Anda.

Bagaimana mendukung pasangan yang menderita gangguan mental

Walaupun sulit, mendukung pasangan yang menderita gangguan mental, seperti OCD, gangguan kecemasan atau depresi, atau masalah kejiwaan lainnya dapat meningkatkan kualitas hubungan Anda.

Anda harus bisa menyeimbangkan masalah pribadi dengan masalah yang dihadapi pasangan. Menurut Aliansi Nasional Penyakit Mental, ada beberapa tips ketika berhadapan dengan pasangan yang menderita penyakit mental.

1. Dengarkan mereka bercerita

Salah satu cara untuk mendukung pasangan yang menderita gangguan mental adalah membiarkan cerita. Namun, Anda tidak boleh memaksanya untuk berbagi masalah jika dia tidak mau.

Saat bercerita, pasangan Anda membutuhkan keberanian dan kepercayaan sehingga dia tahu bahwa Anda tidak akan merendahkannya. Karena rasa takut itu, biasanya butuh waktu bagi pasangan Anda sampai dia berani menceritakan seluruh masalahnya.

2. Menjadi pendengar yang baik

kesalahpahaman dengan pasangan

Setelah pasangan berani berbicara tentang gangguan ini, jangan menyela. Jadilah pendengar yang baik sehingga pasangan Anda tidak merasa diremehkan.

Meskipun Anda mungkin tidak pernah mengalami hal yang sama, akan lebih baik jika Anda tidak diam dan tidak mengatakan Anda pernah mengalaminya. Tunjukkan simpati dan empati dengan mendengarkan cerita tanpa penilaian.

3. Tidak menjadi terapis

masalah rumah tangga

Mencari tahu apa yang terjadi dan bagaimana menghadapi pasangan Anda yang memiliki gangguan mental adalah langkah yang tepat. Namun, bertindak seolah-olah Anda adalah seorang terapis adalah sikap yang tidak boleh dilakukan.

Alih-alih memiliki dampak yang baik, ini berpotensi membuat hubungan Anda kacau. Cara terbaik untuk mendukung pasangan Anda ketika dia memiliki gangguan mental adalah menemaninya saat dia menjalani sesi terapi.

Pasangan Anda tetap bertanggung jawab atas hidupnya sendiri, mulai dari bekerja hingga jadwal terapis. Karena itu, membiarkan pasangan Anda tetap mandiri juga bagus, asalkan Anda tetap di sampingnya.

4. Hormati hubungan

kencan pertama adalah sukses

Bahkan jika pasangan Anda memiliki gangguan mental, itu tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menghindari kegiatan yang dapat Anda lakukan secara normal.

Mulai dari terus menghabiskan waktu bersama dan mengekspresikan pujian dan kasih sayang seperti pasangan biasa dapat membuat hubungan Anda positif. Jika terasa sulit, cobalah berbicara dengan pakar ini, seperti psikolog.

5. Tetap mencintai diri sendiri

hubungan kencan yang sehat

Bukan tidak biasa untuk mendukung pasangan yang memiliki gangguan mental untuk membuat Anda lupa diri. Ketika Anda terlalu fokus pada pasangan Anda, kesehatan fisik dan mental Anda bisa menurun.

Mulai dari kesulitan membagi waktu, mengurus diri sendiri dan keluarga, hingga kehilangan teman bisa terjadi ketika Anda tidak bisa menyeimbangkan hidup Anda.

Karena itu, mencintai diri sendiri dengan menjalani gaya hidup sehat tetap penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda.

Jika Anda tidak bisa menjaga diri sendiri, bagaimana Anda bisa mendukung pasangan Anda? Anda juga dapat bergabung dengan komunitas serupa untuk mengatasi masalah ini.

Posting 5 Bagaimana Mendukung Pasangan yang Memiliki Masalah Psikologis pertama kali muncul di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here