Jika diibaratkan, energi yang dibutuhkan dan dimobilisasi selama seks sama dengan kardio seperti berlari. Maka seks juga bisa membuat napas menjadi sesak seperti berlari. Terutama karena olahraga di atas ranjang memiliki banyak variasi posisi dan manuver yang membutuhkan kelincahan gerak. Lantas, adakah cara untuk mencegah sesak napas saat berhubungan intim sehingga bisa bertahan lama dan kenikmatan yang dirasakan tidak bertanggung jawab?

Cara mencegah sesak napas saat berhubungan seks

1. Sesuaikan teknik pernapasan

Jangan terbiasa dengannya tahan napas saat penetrasi sedang berlangsung. Ingatkan diri Anda untuk menarik napas sesantai mungkin; tidak terlalu cepat dan pendek.

Napas pendek melalui hidung itu membuat Anda merasa tersedak karena Anda tidak menghirup udara yang cukup.

Saat melakukan hubungan intim, cobalah bernapas dari perut, bukan dari dada. Bernafas melalui perut membuat Anda menghirup lebih banyak udara dan lebih dalam sehingga tubuh Anda rileks dan fokus untuk menikmatinya.

Semua otot tubuh Anda membutuhkan asupan oksigen yang stabil sehingga Anda dapat bergerak bebas saat berhubungan seks. Jadi, bernapas melalui hidung tidak cukup. Bernafas melalui mulut dan hidung bersama-sama sehingga tubuh mendapat lebih banyak oksigen.

Setiap kali Anda melakukan penetrasi, tarik napas dalam-dalam melalui hidung dan buang napas sepenuhnya. Jangan menahannya sehingga bahkan lebih banyak karbon dioksida dilepaskan. Ini membantu Anda menarik napas lebih dalam.

Jangan juga menahan desah karena itu membantu Anda bernafas lebih baik.

2. Pilih waktu yang tepat

Bagi banyak orang, malam adalah waktu terbaik untuk bercinta. Tetapi jika Anda ingin menghindari risiko sesak napas mendadak saat berhubungan seks, carilah waktu yang lebih baik. Mengapa?

Jangan mengesampingkan kemungkinan Anda masih membawa sisa-sisa stres setelah aktivitas sehari. Belum lagi ditambah kelelahan fisik setelah berjuang dengan kerasnya jalanan kota. Stres, baik fisik maupun mental, dapat membuat pernapasan menjadi tidak efektif. Karena itulah kita cenderung bernafas pendek saat lelah.

Jadi ketika Anda memutuskan untuk melakukan hubungan seks saat masih lelah, risikonya bisa berupa sesak napas. Jadwalkan sesi bercinta pada waktu yang agak santai dan santai. Misalnya pada pagi atau sore hari pukul akhir pekan. Waktu ini sangat ideal untuk bermesraan karena sebagian besar energi yang terkuras habis dan telah pulih. Anda tidak terburu-buru dengan banyak tugas penting selama akhir pekan.

Namun bagi orang yang menderita kelainan atau penyakit paru-paru, hindari berhubungan seks di pagi hari. Ini karena di pagi hari, paru-paru Anda menghasilkan lebih banyak dahak yang dapat membuat napas Anda terasa pendek.

3. Pilih posisi yang bagus dan nyaman

Pintar memilih posisi yang tepat tidak hanya membuat permainan lebih tahan lama, tetapi juga memiliki masalah gratis.

Bagi pasangan yang sama-sama obesitas, hindari posisi misionaris menekan dada dan perut. Coba saja posisi gaya doggy, berdiri, atau duduk diam.

Atau, posisikan menyendok (berbaring miring) juga cukup aman untuk bernafas karena tidak menekan dada atau perut.

4. Atasi masalah pernapasan Anda terlebih dahulu

Napas tersengal dapat disebabkan oleh penyakit pernapasan yang Anda kambuh di tengah kesenangan berhubungan seks.

Karena itu, cari cara untuk mengantisipasi masalah ini sebelum benar-benar terjadi. Misalnya, jika Anda menderita asma, mungkin lebih baik menggunakan inhaler atau nebulizer sebelum Anda mulai bercinta. Inhaler dapat membantu melonggarkan saluran udara sehingga mereka mencegah risiko sesak napas dan mengi saat berhubungan seks.

Simpan di sisi tempat tidur sebagai antisipasi ketika serangan asma terjadi di lain waktu.

5. Olahraga

Seks pada dasarnya sama dengan olahraga. Agar tubuh Anda terbiasa dengan aktivitas fisik yang berat, Anda harus lebih rajin melatihnya.

Coba tingkatkan fungsi stamina dan paru-paru Anda dengan latihan kardio. Misalnya dengan berlari atau naik turun tangga. Awalnya itu bisa menghasilkan banyak limbah, terutama jika tidak pernah digunakan untuk olahraga.

Tetapi semakin sering Anda berolahraga, semakin baik teknik pernapasan Anda di luar dan di dalam kamar.

Hhal-hal lain yang harus diperhatikan

Agar tidak kehabisan napas saat berhubungan seks, pastikan Anda tahu beberapa hal yang harus dihindari di bawah ini:

  • Hindari bercinta di tempat yang terlalu dingin atau terlalu panas
  • Tunggu dua jam setelah makan banyak, hanya berhubungan seks. Napas akan lebih pendek saat perut Anda penuh.
  • Usahakan pemicu masalah pernapasan Anda kambuh seperti debu, bulu hewan, atau aroma di dalam ruangan saat berhubungan intim.

Posting 5 Tips Agar Tidak Cepat Kehabisan napas ditengah-tengah Making Love muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here