Otot bisa terbentuk dengan baik jika dibor dengan rutin. Ini berarti, Anda harus aktif berolahraga. Jika Anda malas, bahkan tidak melakukan aktivitas fisik dalam beberapa hari, mungkin saja massa otot akan menyusut.

Ternyata, otot bisa menyusut jika lama tidak digunakan

Bukannya ingin menakut-nakuti, tetapi jika Anda lebih sering bermalas-malasan di rumah, tidak melakukan aktivitas fisik sesuai dengan kebutuhan tubuh, otot Anda bisa mengecil.

Dalam Medis, kondisi ini biasanya dikenal dengan istilah atrofi otot. Atrofi otot adalah kompilasi massa otot akhirnya dan mengecil.

Pada dasarnya, ada tiga jenis atrofi otot yang bisa terjadi, yaitu:

  • Atrofi patologis biasanya disebakan karena penuaan, ditangani, dan penyakit Cushing.
  • Atrofi neurogenik yang disebabkan karena cedera serta masalah saraf yang mempengaruhi otot
  • Atrofi fisiologis, penyusutan otot yang terjadi akibat kurang gerak.

Berkurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi komposisi tubuh dengan berbagai cara. Jika tubuh tidak aktif bergerak dan mengguakan otot, maka akan terjadi perubahan pada protein yang memengaruhi massa otot.

Otot terbentuk dari dua jenis protein, yaitu actin dan myosin. Sebuah penelitian oleh AACN Advanced Critical Care menunjukkan bahwa Anda tidak cukup aktif menggerakkan tubuh, hal ini dapat memengaruhi pembentukan protein otot dan menjadi penyebab penyusutan otot.

Jika tubuh semakin jarang bergerak, akan terjadi proses biokimia tertentu di dalam otot. Hal ini meningkatkan protein pemecahan asam menjadi asam amino yang lebih kecil dan mengurangi produksi protein pada otot. Akan terjadi perubahan pada struktur dan tubuh, jadi tubuh pun bisa diperbaiki.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab penyusutan adalah:

  • duduk dalam waktu yang lama, seperti pekerja kantoran
  • masalah kesehatan yang berkaitan dengan gerakan tubuh, seperti stroke
  • istirahat di rumah atau tirah baring dalam waktu yang lama
  • Ada di tempat yang minim gaya transisi, seperti di pesawat luar angkasa

Apakah kondisi ini berbahaya?

Kondisi otot menyusut biasanya tidak akan menimbulkan masalah kesehatan yang berarti. Namun, Anda perlu mempertimbangkan penyusutan otot mulai dari gerakan tubuh Anda sehari-hari, atau terlihat perbedaan ukuran antara satu lengan dengan bagian lengan lainnya.

Jadi, apa yang harus saya lakukan untuk mencegah otot menyusut?

Setelah mengetahui apa saja penyebab otot menyusut, Anda mungkin berpikir apakah ini bisa diatasi. Tenang, penyusutan otot masih bisa ditangani dengan berolahraga serta makan bergizi.

Untuk Anda yang jarang menggerakkan tubuh dan akan kembali aktif berolahraga, tidak perlu langsung tergesa-gesa melakukan latihan otot yang terlalu berat. Anda bisa mulai dengan gerakan-gerakan ringan terlebih dahulu, kemudian mulai tingkatkan intensitas dengan cepat.

Berikut adalah tips mengatasi dan mencegah kerusakan pada otot yang bergerak:

Kembali berolahraga

Menggerakkan tubuh Anda kembali dengan latihan yang tepat. Mungkin cukup sulit untuk kembali aktif seperti dulu, tetapi memulihkan massa otot yang diperlukan proses. Jangan paksakan diri untuk berolahraga terlalu berat, dan segera hentikan jika tubuh mulai terasa sakit.

Berkonsultasi dengan pelatih pribadi (PT)

Jika Anda berolahraga di tempat umum seperti Pusat kebugaran, Anda dapat meminta fasilitas PT untuk bertanya tentang apa saja latihan yang tepat untuk kebutuhan tubuh Anda.

Istirahat yang cukup

Dengan memulihkan setelah olahraga, otot-otot yang sakit dan tegang akan kembali normal dan Anda siap untuk kembali berolahraga secara efektif.

Konsumsi banyak protein

Menambah jumlah konsumsi protein dengan banyak makan telur, daging, tahu, dan dapat dihindari.

Minum banyak udara

Dengan rajin minum air, tubuh Anda akan terhindar dari dehidrasi. Selain itu, udara membantu melepaskan zat-zat dalam tubuh, sehingga meningkatkan massa otot pun menjadi lebih maksimal.

Posting Hati-hati, Otot Bisa Menyusut Jika Lama Tidak Digunakan muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here