Banyak yang mengatakan mereka sakit ketika disuntik dengan jarum seperti digigit semut. Memang, pada saat itu rasa sakit itu hanya sesaat, tetapi setelah disuntik tidak sedikit orang yang benar-benar mengeluhkan lengannya sakit. Rasa sakit setelah disuntikkan bahkan dapat berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari. Lalu, mengapa, ya, bisakah lengan terasa sakit setelah disuntikkan?

Mengapa lengan terasa sakit setelah disuntik?

Kebanyakan orang takut disuntik karena mereka tidak ingin merasakan sakit. Nyeri dan nyeri yang timbul setelah injeksi sebenarnya adalah efek samping dari prosedur medis.

Ini juga tergantung pada jenis obat yang disuntikkan ke dalam tubuh. Jika Anda baru saja disuntik dengan vaksin, rasa sakit umumnya akan berlangsung hingga satu atau dua hari.

Reaksinya adalah reaksi alergi yang biasanya menimbulkan gejala, seperti kulit menjadi gatal, kemerahan, atau benar-benar mengalami pembengkakan. Tapi tenang, reaksi ini bisa hilang dengan sendirinya, seiring waktu.

Menurut American Lung Association, nyeri lengan dan nyeri pada otot setelah injeksi vaksin, biasanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang aktif saat itu. Ini terjadi karena sebenarnya vaksin mengandung virus tidak aktif.

Meskipun virus ini tidak aktif, ini memicu reaksi sistem kekebalan untuk menghasilkan berbagai antibodi. Ya, ketika antibodi mencoba melawan yang mati & # 39; virus, respons alergi biasanya akan muncul.

4 cara untuk mengatasi rasa sakit setelah disuntikkan

Jika tangan Anda benar-benar sakit setelah suntikan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit.

1. Suntikan di lengan yang jarang Anda gunakan

Sebelum disuntik, lebih baik jika Anda meminta suntikan vaksin atau suntikan untuk perawatan yang dilakukan pada lengan yang Anda gunakan lebih jarang untuk kegiatan. Tujuannya untuk mengurangi rasa sakit di lengan setelah disuntikkan.

Misalnya, jika Anda menggunakan tangan kanan lebih banyak untuk kegiatan, seperti menulis, mengemudi, makan, dan gerakan aktif lainnya, Anda harus meminta dokter atau perawat untuk menyuntikkan tangan kiri Anda.

Ini harus dilakukan karena jika suntikan diberikan ke tangan yang digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas aktif, otot Anda dikhawatirkan akan terasa lebih menyakitkan.

Selain itu, cobalah untuk mengurangi tekanan atau tekanan pada tangan yang mendapat suntikan dan lakukan gerakan tangan yang ringan dan lambat sehingga Anda membantu menyebarkan vaksin ke seluruh bagian tubuh Anda.

2. Kompres

Meskipun reaksi alergi ini dapat hilang dengan sendirinya setelah satu atau dua hari setelah injeksi, tidak ada salahnya jika Anda mengompres area di sekitar lengan yang terkena setelah injeksi.

Kompres area tangan yang menerima suntikan dengan handuk bersih yang telah dibasahi dengan air hangat atau air dingin. Ini diyakini dapat mengurangi reaksi alergi di daerah sekitar injeksi seperti membakar lengan, kemerahan kulit, dan pembengkakan.

3. Gunakan obat penghilang rasa sakit

Untuk mengurangi rasa sakit setelah disuntikkan, Anda dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen. Ibuprofen dapat membantu mengatasi nyeri otot pada lengan yang terkena setelah injeksi.

Gunakan ibuprofen setidaknya dua jam sebelum mendapatkan suntikan di lengan Anda. Setelah itu, coba kompres lengan Anda dan minum satu dosis ibuprofen jika masih sakit setelah menerima suntikan.

4. Temui dokter

Reaksi alergi pada lengan setelah injeksi adalah efek samping yang paling umum. Artinya, ini sangat masuk akal dan tidak berbahaya.

Namun, jika Anda merasa bahwa reaksi alergi yang Anda rasakan berbeda, coba tandai area tangan yang memiliki kulit kemerahan atau bengkak.

Jika ukurannya semakin besar atau rasa sakitnya tidak hilang setelah berhari-hari, segera hubungi dokter Anda.

Posting Mengapa, bagaimana bisa, lengan saya terasa sakit setelah disuntik? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here